Akreditasi RSI Ibnu Sina Padang

Undang-Undang Kesehatan no 44 tahun 2009 pasal 40 ayat 1 menyatakan bahwa bahwa dalam upaya peningkatan mutu pelayanan Rumah Sakit wajib dilakukan akreditasi secara berkala minimal 3 tahun sekali. Dengan semakin kritisnya masyarakat Indonesia dalam menilai mutu pelayanan kesehatan, maka Kementrian Kesehatan RI khususnya Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan memilih dan menetapkan sistem akreditasi RS yang mengacu kepada Joint Commission International (JCI).

RSI Ibnu Sina Padang melaksanakan penilaian akreditasi pada hari Rabu tanggal 20 Desember 2017, acara ini berlangsung selama 3 hari sampai tanggal 22 Desember 2017, adalah Bapak dr. H. Mgs. Johan T Saleh, Bapak Dr. Dr. Dadik Wahyu Wijaya, Sp. An dan Ibu Sulikah, Skp. M. Kes sebagai Tim Surveyor yang diutus oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Acara pembukaan dilakukan di ruang pertemuan RSI Ibnu Sina Padang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh audiens kemudian disusul dengan yel yel akreditasi yang dipimpin oleh Direktur RSI Ibnu Sina Padang dr. Hj. Mazni, MARS

Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang……..OKE

Keselamatan Pasien………Nomor Satu

Akreditasi……….Paripurna, Yes…yes…yes

Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Nelwati, S.IQ dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua Umum Pengurus Yarsi Sumbar Bapak Prof. DR. H. Zainul Daulay, SH, MH beliau menyampaikan bahwa Akreditasi rumah sakit berguna untuk menilai mutu sebuah rumah sakit yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, disamping itu beliau juga mengharapkan masukan dan rekomendasi dari surveyor guna perkembangan rumah sakit dimasa yang akan datang, acara dilanjutkan dengan pembacaan do’a oleh Ustad Riki Eka Putera, S. Sos selanjutnya acara diserahkan kepada Tim Surveyor KARS untuk telusur dokumen dan survey lapangan.