Peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kegawatdaruratan pada ibu dan bayi baru lahir.
Kegiatan ini dihadiri oleh dr. Zulfa, MARS selaku Ketua Pengurus Bidang Pendidikan, Ruhis, dan Litbang YARSI Sumbar dan Dr. dr. Bobby, Sp.OG, selaku Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Sumatera Barat. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari kegiatan yang berfokus pada peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam mendukung pelayanan obstetri dan neonatal yang berkualitas.
Pelatihan PONEK bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dalam menangani berbagai kondisi kegawatdaruratan yang dapat terjadi selama kehamilan, persalinan, masa nifas, serta pada bayi baru lahir. Penanganan yang cepat, tepat, dan sesuai standar menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan, keterampilan klinis, serta koordinasi tim dalam memberikan pelayanan kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan penguatan sistem rujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Pelaksanaan pelatihan yang berlangsung hingga 28 Oktober 2026 ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan kegawatdaruratan obstetri dan neonatal di Sumatera Barat.